Api-Api, (20/08/2024) - Lintang, Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro, mengadakan program kerja mengenai edukasi mengenai label produk makanan dan pembuatan label produk agar menarik dan informatif. Desa Api-Api, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, merupakan salah satu desa pesisir dengan potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang cukup besar. Namun, banyak dari pelaku UMKM di desa ini menghadapi kendala dalam memasarkan produk mereka secara efektif. Kurangnya pengetahuan tentang pemasaran modern dan kurangnya branding yang kuat menjadi hambatan utama dalam meningkatkan daya saing produk di pasar yang lebih luas. Melihat permasalahan ini, program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari mahasiswa Tim II KKN hadir untuk membantu memberikan solusi praktis dalam membantu UMKM di Desa Api-Api.
Program kerja KKN ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemasaran produk UMKM di Desa Api-Api melalui pembuatan logo dan label produk yang informatif dan menarik. Dengan adanya logo yang profesional dan label produk yang sesuai dengan standar pasar, diharapkan produk-produk dari UMKM di Desa Api-Api dapat lebih mudah dikenali dan diminati oleh konsumen. Program ini juga bertujuan untuk memberikan edukasi kepada pelaku UMKM tentang pentingnya branding dan pemasaran yang efektif dalam meningkatkan penjualan.
Pada program kerja ini melibatkan seluruh UMKM warga Desa Api-Api. Program kerja ini dilaksanakan di Balai Desa Api-Api. Program kerja ini berjalan bersamaan dengan program pendampingan BPN terkait label kemasan produk bagi UMKM. Penyampaian materi diawali dengan penjelasan pentingnya label makanan dalam suatu produk makanan. Dalam pelaksanaan program ini, tim KKN menerapkan beberapa metode yang dirancang untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan antara lain yaitu survey dan analisis kebutuhan, Tim KKN melakukan survey awal untuk mengidentifikasi produk-produk unggulan UMKM di Desa Api-Api yang membutuhkan peningkatan dalam aspek branding dan pemasaran. Analisis kebutuhan ini penting untuk menentukan desain logo dan label yang sesuai dengan karakteristik produk. Selanjutnya Pelatihan Desain dan Branding, Tim KKN memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM tentang dasar-dasar desain logo, pentingnya branding, dan cara membuat label produk yang informatif. Pelatihan ini melibatkan penggunaan software desain grafis yang sederhana dan mudah dipahami oleh para pelaku UMKM. Pembuatan Logo dan Label Produk, Berdasarkan hasil survey dan pelatihan, tim KKN bekerja sama dengan pelaku UMKM untuk mendesain logo dan label produk yang sesuai dengan identitas dan nilai jual produk. Proses ini melibatkan diskusi dan revisi hingga mencapai hasil yang diinginkan. Terakhir, Pendampingan dan Evaluasi, setelah logo dan label produk selesai dibuat, tim KKN melakukan pendampingan untuk memastikan bahwa pelaku UMKM dapat mengaplikasikan hasil desain tersebut dalam kemasan produk mereka. Tim juga melakukan evaluasi untuk menilai efektivitas dari logo dan label yang telah dibuat dalam meningkatkan penjualan produk.
Penulis : Lintang Caktiastika Aulia Rachman