Berita terbaru dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan.
DUA BAKAL CALON RESMI MENDAFTAR DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA API-API
Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Api-Api, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, memasuki tahap pendaftaran bakal calon kepala desa.
Dalam proses pendaftaran yang telah dilaksanakan, tercatat dua orang bakal calon yang menyatakan diri untuk mengikuti kontestasi Pemilihan Kepala Desa Api-Api.
Kedua bakal calon tersebut yaitu:
🔹 1. Mustaghfirul Ghoffar
🔹 2. Qomarudin
Dengan telah terdaftarnya dua bakal calon tersebut, tahapan Pilkades Desa Api-Api selanjutnya akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia penyelenggara.
Pendaftaran bakal calon ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses demokrasi di tingkat desa. Seluruh rangkaian kegiatan diharapkan dapat berlangsung secara tertib, transparan, aman, dan demokratis, dengan tetap mengedepankan persaudaraan serta kondusivitas masyarakat.
Masyarakat Desa Api-Api diharapkan dapat bersama-sama menjaga suasana yang damai, sejuk, dan kondusif selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.
Siapa pun yang nantinya terpilih, semoga mampu membawa Desa Api-Api menuju kemajuan, kesejahteraan, dan pelayanan masyarakat yang semakin baik.
Pilkades Damai, Desa Maju, Masyarakat Sejahtera.
#PilkadesApiApi
#DesaApiApi
#KecamatanWonokerto
#Pilkades2026
#DemokrasiDesa
Kamis, 10 September 2026
Wonokerto, 17 Agustus 2026 — Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Wonokerto dilaksanakan dengan khidmat di Lapangan Desa Rowoyoso, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Senin (17/8/2026).
Upacara tersebut diikuti oleh unsur Forkopimcam Wonokerto, jajaran pemerintahan desa se-Kecamatan Wonokerto, aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat. Seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan tertib dan penuh semangat nasionalisme.
Bertindak selaku Inspektur Upacara, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Maman, S.H., M.H., Kapolsek Wiradesa. Dalam pelaksanaan upacara, Inspektur Upacara menyampaikan amanat yang mengajak seluruh peserta untuk terus mengenang dan menghargai jasa para pahlawan serta mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, menjaga persatuan, dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan gotong royong di tengah masyarakat. Kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu bangsa diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun Kecamatan Wonokerto agar semakin maju, aman, dan sejahtera.
Suasana upacara semakin khidmat saat pengibaran Sang Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Seluruh peserta mengikuti prosesi dengan penuh penghormatan sebagai bentuk rasa cinta dan penghargaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Melalui peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini, diharapkan semangat perjuangan para pahlawan dapat terus diwariskan kepada generasi muda. Semangat tersebut diwujudkan melalui peningkatan kedisiplinan, persatuan, gotong royong, serta kontribusi positif dalam pembangunan daerah.
Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kecamatan Wonokerto ditutup dengan doa bersama dan berlangsung aman, tertib, serta lancar.
Senin, 17 Agustus 2026
Wonokerto, Agustus 2026 — Menjelang pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kecamatan Wonokerto melaksanakan upacara pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kecamatan Wonokerto. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Aula Kecamatan Wonokerto dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Wonokerto serta para orang tua anggota Paskibraka.
Bertindak sebagai pemimpin upacara sekaligus pengukuh Paskibraka, Plt. Camat Wonokerto SISWANTO, S.STP., M.A.P. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah mengikuti rangkaian latihan dengan penuh kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat.
Pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi para anggota Paskibraka sebelum menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Para anggota Paskibraka diharapkan mampu melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya serta menjadi teladan bagi generasi muda, khususnya dalam hal kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab, dan rasa cinta tanah air.
Kehadiran para orang tua anggota Paskibraka turut memberikan suasana haru dan kebanggaan tersendiri. Dukungan orang tua menjadi salah satu motivasi penting bagi para anggota Paskibraka dalam menjalankan tugas dan mengikuti seluruh proses latihan hingga pelaksanaan upacara.
Dalam sambutannya, Plt. Camat Wonokerto juga mengingatkan kepada seluruh anggota Paskibraka agar menjaga kesehatan, kekompakan, serta selalu menjunjung tinggi nama baik sekolah, keluarga, dan Kecamatan Wonokerto. Tugas sebagai Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan penuh kesungguhan.
Dengan dilaksanakannya pengukuhan tersebut, seluruh anggota Paskibraka Kecamatan Wonokerto secara resmi siap mengemban tugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan pengukuhan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh khidmat. Momentum tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat nasionalisme serta membentuk generasi muda Kecamatan Wonokerto yang disiplin, berkarakter, dan memiliki rasa cinta yang kuat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia
Sabtu, 15 Agustus 2026
Wonokerto – Dalam rangka meningkatkan kapasitas pengurus dan pengawas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), Pemerintah Kecamatan Wonokerto menyelenggarakan Sosialisasi Tata Kelola Koperasi bagi Pengurus dan Pengawas KDMP yang bertempat di Pendopo Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Tenaga Kerja Kabupaten Pekalongan yang memberikan pembekalan mengenai pengelolaan koperasi yang baik, profesional, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Materi pertama disampaikan oleh Bani Prayogi, S.Psi dengan tema Manajemen Kelembagaan Koperasi. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan pentingnya tata kelola organisasi koperasi yang sehat melalui pembagian tugas dan fungsi yang jelas antara pengurus, pengawas, dan anggota. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai penyelenggaraan rapat anggota, penyusunan administrasi kelembagaan, kepatuhan terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan organisasi koperasi.
Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Idayanti Fadhilah, S.IP mengenai Manajemen Usaha Koperasi. Dalam sesi tersebut dijelaskan strategi pengembangan usaha koperasi agar mampu memberikan manfaat ekonomi bagi anggota, mulai dari perencanaan usaha, pengelolaan permodalan, penyusunan rencana kerja dan anggaran, hingga penguatan pemasaran dan pelayanan kepada anggota. Peserta juga diajak memahami pentingnya inovasi dan pengelolaan usaha yang berorientasi pada keberlanjutan sehingga koperasi dapat berkembang secara sehat dan mandiri.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh pengurus dan pengawas KDMP di Kecamatan Wonokerto semakin memahami prinsip-prinsip tata kelola koperasi yang baik (good cooperative governance), sehingga mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional. Dengan penguatan kapasitas kelembagaan dan manajemen usaha, koperasi diharapkan dapat menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat yang kuat, sehat, dan berdaya saing serta mampu mendukung peningkatan kesejahteraan anggota dan pembangunan ekonomi di wilayah Kecamatan Wonokerto.
Rabu, 5 Agustus 2026
Wonokerto – Suasana penuh khidmat dan semarak mewarnai kegiatan Sedekah Laut Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Wonokerto yang diselenggarakan oleh Paguyuban Nelayan dan Bakul TPI Wonokerto di Desa Tratebang, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Wonokerto, tokoh masyarakat, para nelayan, bakul ikan, serta masyarakat setempat yang turut memeriahkan tradisi tahunan tersebut.
Sedekah Laut merupakan tradisi turun-temurun masyarakat pesisir sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan hasil laut yang telah diberikan, sekaligus memanjatkan doa agar para nelayan senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, serta keberkahan dalam menjalankan aktivitas melaut.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, dilanjutkan dengan prosesi pelarungan sesaji ke laut sebagai simbol rasa syukur dan harapan akan hasil tangkapan yang melimpah serta terhindar dari berbagai musibah di laut. Tradisi ini menjadi bagian dari kearifan lokal yang terus dilestarikan oleh masyarakat pesisir sebagai warisan budaya yang sarat akan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan penghormatan terhadap alam.
Kehadiran Forkopimcam Wonokerto menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian tradisi budaya masyarakat nelayan yang tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga menjadi daya tarik dalam memperkuat identitas budaya daerah. Momentum ini juga dimanfaatkan sebagai ajang mempererat tali silaturahmi antara pemerintah, nelayan, bakul, dan seluruh elemen masyarakat.
Melalui kegiatan Sedekah Laut ini diharapkan semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat pesisir semakin kuat, serta mampu mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan dan pelaku usaha perikanan di Kecamatan Wonokerto. Tradisi yang terus dijaga ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai budaya lokal tetap hidup dan mampu berjalan selaras dengan pembangunan daerah demi terwujudnya masyarakat pesisir yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.
Kamis, 2 Juli 2026
Berita terbaru dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan.
DUA BAKAL CALON RESMI MENDAFTAR DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA API-API
Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Api-Api, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, memasuki tahap pendaftaran bakal calon kepala desa.
Dalam proses pendaftaran yang telah dilaksanakan, tercatat dua orang bakal calon yang menyatakan diri untuk mengikuti kontestasi Pemilihan Kepala Desa Api-Api.
Kedua bakal calon tersebut yaitu:
🔹 1. Mustaghfirul Ghoffar
🔹 2. Qomarudin
Dengan telah terdaftarnya dua bakal calon tersebut, tahapan Pilkades Desa Api-Api selanjutnya akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia penyelenggara.
Pendaftaran bakal calon ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses demokrasi di tingkat desa. Seluruh rangkaian kegiatan diharapkan dapat berlangsung secara tertib, transparan, aman, dan demokratis, dengan tetap mengedepankan persaudaraan serta kondusivitas masyarakat.
Masyarakat Desa Api-Api diharapkan dapat bersama-sama menjaga suasana yang damai, sejuk, dan kondusif selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.
Siapa pun yang nantinya terpilih, semoga mampu membawa Desa Api-Api menuju kemajuan, kesejahteraan, dan pelayanan masyarakat yang semakin baik.
Pilkades Damai, Desa Maju, Masyarakat Sejahtera.
#PilkadesApiApi
#DesaApiApi
#KecamatanWonokerto
#Pilkades2026
#DemokrasiDesa
Kamis, 10 September 2026
Wonokerto, 17 Agustus 2026 — Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Wonokerto dilaksanakan dengan khidmat di Lapangan Desa Rowoyoso, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Senin (17/8/2026).
Upacara tersebut diikuti oleh unsur Forkopimcam Wonokerto, jajaran pemerintahan desa se-Kecamatan Wonokerto, aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat. Seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan tertib dan penuh semangat nasionalisme.
Bertindak selaku Inspektur Upacara, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Maman, S.H., M.H., Kapolsek Wiradesa. Dalam pelaksanaan upacara, Inspektur Upacara menyampaikan amanat yang mengajak seluruh peserta untuk terus mengenang dan menghargai jasa para pahlawan serta mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, menjaga persatuan, dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan gotong royong di tengah masyarakat. Kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu bangsa diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun Kecamatan Wonokerto agar semakin maju, aman, dan sejahtera.
Suasana upacara semakin khidmat saat pengibaran Sang Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Seluruh peserta mengikuti prosesi dengan penuh penghormatan sebagai bentuk rasa cinta dan penghargaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Melalui peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini, diharapkan semangat perjuangan para pahlawan dapat terus diwariskan kepada generasi muda. Semangat tersebut diwujudkan melalui peningkatan kedisiplinan, persatuan, gotong royong, serta kontribusi positif dalam pembangunan daerah.
Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kecamatan Wonokerto ditutup dengan doa bersama dan berlangsung aman, tertib, serta lancar.
Senin, 17 Agustus 2026
Wonokerto, Agustus 2026 — Menjelang pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kecamatan Wonokerto melaksanakan upacara pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kecamatan Wonokerto. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Aula Kecamatan Wonokerto dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Wonokerto serta para orang tua anggota Paskibraka.
Bertindak sebagai pemimpin upacara sekaligus pengukuh Paskibraka, Plt. Camat Wonokerto SISWANTO, S.STP., M.A.P. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah mengikuti rangkaian latihan dengan penuh kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat.
Pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi para anggota Paskibraka sebelum menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Para anggota Paskibraka diharapkan mampu melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya serta menjadi teladan bagi generasi muda, khususnya dalam hal kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab, dan rasa cinta tanah air.
Kehadiran para orang tua anggota Paskibraka turut memberikan suasana haru dan kebanggaan tersendiri. Dukungan orang tua menjadi salah satu motivasi penting bagi para anggota Paskibraka dalam menjalankan tugas dan mengikuti seluruh proses latihan hingga pelaksanaan upacara.
Dalam sambutannya, Plt. Camat Wonokerto juga mengingatkan kepada seluruh anggota Paskibraka agar menjaga kesehatan, kekompakan, serta selalu menjunjung tinggi nama baik sekolah, keluarga, dan Kecamatan Wonokerto. Tugas sebagai Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan penuh kesungguhan.
Dengan dilaksanakannya pengukuhan tersebut, seluruh anggota Paskibraka Kecamatan Wonokerto secara resmi siap mengemban tugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan pengukuhan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh khidmat. Momentum tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat nasionalisme serta membentuk generasi muda Kecamatan Wonokerto yang disiplin, berkarakter, dan memiliki rasa cinta yang kuat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia
Sabtu, 15 Agustus 2026
Wonokerto – Dalam rangka meningkatkan kapasitas pengurus dan pengawas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), Pemerintah Kecamatan Wonokerto menyelenggarakan Sosialisasi Tata Kelola Koperasi bagi Pengurus dan Pengawas KDMP yang bertempat di Pendopo Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Tenaga Kerja Kabupaten Pekalongan yang memberikan pembekalan mengenai pengelolaan koperasi yang baik, profesional, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Materi pertama disampaikan oleh Bani Prayogi, S.Psi dengan tema Manajemen Kelembagaan Koperasi. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan pentingnya tata kelola organisasi koperasi yang sehat melalui pembagian tugas dan fungsi yang jelas antara pengurus, pengawas, dan anggota. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai penyelenggaraan rapat anggota, penyusunan administrasi kelembagaan, kepatuhan terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan organisasi koperasi.
Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Idayanti Fadhilah, S.IP mengenai Manajemen Usaha Koperasi. Dalam sesi tersebut dijelaskan strategi pengembangan usaha koperasi agar mampu memberikan manfaat ekonomi bagi anggota, mulai dari perencanaan usaha, pengelolaan permodalan, penyusunan rencana kerja dan anggaran, hingga penguatan pemasaran dan pelayanan kepada anggota. Peserta juga diajak memahami pentingnya inovasi dan pengelolaan usaha yang berorientasi pada keberlanjutan sehingga koperasi dapat berkembang secara sehat dan mandiri.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh pengurus dan pengawas KDMP di Kecamatan Wonokerto semakin memahami prinsip-prinsip tata kelola koperasi yang baik (good cooperative governance), sehingga mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional. Dengan penguatan kapasitas kelembagaan dan manajemen usaha, koperasi diharapkan dapat menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat yang kuat, sehat, dan berdaya saing serta mampu mendukung peningkatan kesejahteraan anggota dan pembangunan ekonomi di wilayah Kecamatan Wonokerto.
Rabu, 5 Agustus 2026
Wonokerto – Suasana penuh khidmat dan semarak mewarnai kegiatan Sedekah Laut Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Wonokerto yang diselenggarakan oleh Paguyuban Nelayan dan Bakul TPI Wonokerto di Desa Tratebang, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Wonokerto, tokoh masyarakat, para nelayan, bakul ikan, serta masyarakat setempat yang turut memeriahkan tradisi tahunan tersebut.
Sedekah Laut merupakan tradisi turun-temurun masyarakat pesisir sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan hasil laut yang telah diberikan, sekaligus memanjatkan doa agar para nelayan senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, serta keberkahan dalam menjalankan aktivitas melaut.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, dilanjutkan dengan prosesi pelarungan sesaji ke laut sebagai simbol rasa syukur dan harapan akan hasil tangkapan yang melimpah serta terhindar dari berbagai musibah di laut. Tradisi ini menjadi bagian dari kearifan lokal yang terus dilestarikan oleh masyarakat pesisir sebagai warisan budaya yang sarat akan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan penghormatan terhadap alam.
Kehadiran Forkopimcam Wonokerto menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian tradisi budaya masyarakat nelayan yang tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga menjadi daya tarik dalam memperkuat identitas budaya daerah. Momentum ini juga dimanfaatkan sebagai ajang mempererat tali silaturahmi antara pemerintah, nelayan, bakul, dan seluruh elemen masyarakat.
Melalui kegiatan Sedekah Laut ini diharapkan semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat pesisir semakin kuat, serta mampu mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan dan pelaku usaha perikanan di Kecamatan Wonokerto. Tradisi yang terus dijaga ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai budaya lokal tetap hidup dan mampu berjalan selaras dengan pembangunan daerah demi terwujudnya masyarakat pesisir yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.
Kamis, 2 Juli 2026